Jadwal Kegiatan Penetasan
Telur masuk hari, tgl : ………………./ ………………….
|
Hari ke- |
K e t e r a n g a n |
|
1 |
Telur sudah dimasukkan, ventilasi ditutup rapat, temperatur 39 º C |
|
2 |
Mesin tertutup rapat, suhu tetap |
|
3 |
Dilakukan pemutaran telur sebanyak 3 kali (saran : pukul 7, 12, dan 19), suhu tetap |
|
4 |
Pemutaran sama, pada pemutaran kedua rak telur dikeluarkan dan telur didinginkan ± 10-15 menit. Temperatur tetap 39 º F, ventilasi dibuka ¼ bagian |
|
5 |
Sama dengan hari ke-4, tetapi ventilasi dibuka ½ bagian |
|
6 |
Sama dengan hari ke-5, tetapi ventilasi dibuka ¾ bagian |
|
7 |
Dilakukan pemeriksaan telur pada pemutaran telur yang kedua (pendinginan), temperatur tetap, ventilasi dibuka seluruhnya |
|
8 |
Sama dengan hari ke-7, temperatur dinaikkan menjadi 40 º C |
|
9 |
Ventilasi ditutup rapat kembali dan temperatur diturunkan menjadi 38 º C |
|
10 |
Telur didinginkan pada pemutaran kedua, ventilasi dibuka seluruhnya |
|
11 |
Pelaksanaan sama seperti hari ke-10 |
|
12 |
Pelaksanaan sama seperti hari ke-11 |
|
13 |
Pelaksanaan sama seperti hari ke-12, temperatur dinaikkan menjadi 40 º F |
|
14 |
Pelaksanaan sama seperti hari ke-13, pada pemutaran kedua dilakukan pemeriksaan telur, temperatur rata-rata 40 º C |
|
15 |
Pelaksanaan sama seperti hari ke-14 |
|
16 |
Pelaksanaan sama seperti hari ke-15 |
|
17 |
Pelaksanaan sama seperti hari ke-16 |
|
18 |
Pelaksanaan sama seperti hari ke-17, pada pemutaran kedua (pendinginan), dilakukan pemeriksaan telur. Temperatur dinaikkan menjadi 41 º C, ventilasi dibuka seluruhnya |
|
19 |
Mesin dibiarkan tertutup rapat, ventilasi dibuka seluruhnya. Temperatur rata-rata 41 º C |
|
20 |
Biasanya telur sudah kelihatan retak-retak |
|
21 |
Biasanya sudah menetas, bak air dikeluarkan dari kotak |
Perkiraan menetas pada hari, tgl : ………………../………………………..
Petugas,
(………………………………………..)
NIP :
Silahkan mengcopy artikel ini dengan menyebutkan sumber : www.sentralternak.com