www.sentralternak.com, Masa pensiun adalah sebuah masa yang dinanti tapi kadang juga bisa menjadi masa yang sangat tidak dinanti. Di nanti bagi setiap orang yang sudah jenuh dengan dunia kerja serta bosan dengan agenda rutinitas dan sangat tidak di nanti bagi orang yang masih haus dengan jabatan dan meniti jenjang karir. Tapi apa mau di kata, masa pensiun pasti akan tiba sebagaimana masa tua yang tidak bisa ditunda.
Umumnya kalau kita pensiun dari tempat kerja kita baik yang bergerak di bidang swasta atau pegawai negeri tentu akan mendapatkan uang pensiun sebagai bentuk penghargaan terhadap pengabdian kita selama bertahun-tahun. Jumlahnya juga lumayan banyak dan kadang kita bingung mau di kemanakan uang sebanyak itu? Kalau dipegang biasanya akan habis tak berwujud, mau dipakai usaha juga belum ada gambaran. Untuk itu, kami menyempatkan menulis artikel ini yang mungkin bisa menjadi pertimbangan kita dalam mengisi masa pensiun nanti.
Beragam cara yang akan ditempuh oleh seseorang dalam mengisi dan menikmati masa pensiun mereka. Ada yang ingin hidup kembali ke desa dan menikmati pemandangan sebagaimana waktu kecil dulu, ada yang ingin merawat cucu saja, ada yang ingin membeli villa di daerah pegunungan, ada yang ingin menambah aktifitas ibadah kepada Allah swt, ada yang berhura-hura karena saking banyaknya uang yang terkumpul dan bingung untuk menghabiskannya (naudzubillah), dan ada yang ingin membuka usaha seperti toko, mendirikan home industri, mendirikan peternakan dan jenis usaha lainnya.
Untuk yang ingin membuka usaha, kira-kira usaha apa yang cocok untuk kita setelah pensiun nanti? Sekedar mengingatkan kembali, kita mungkin telah mengetahui bersama lewat media cetak atau elektronik bahwa ada salah seorang mantan anggota DPR RI yang sudah tidak menjabat mendirikan usaha peternakan ayam. Ada juga pembeli bibit ternak kami yang membeli ternak dengan beralasan sebagai bekal untuk hari pensiun nanti karena beliaunya sekarang masih aktif dan mungkin bertujuan ketika pensiun nanti usaha ternaknya sudah berhasil dan berkembang. Sehingga ketika masa pensiun datang tinggal menikmatinya hasilnya saja. Intinya beliau ingin merintis usaha ternak sejak dini sebelum masa pensiun datang.
Sama halnya dengan usaha ayah saya setelah pensiun dari PNS. Setelah pensiun beliau memutuskan untuk membeli beberapa ekor sapi untuk digemukkan. Sapi-sapi tersebut tidak dipelihara sendiri melainkan dipelihara oleh orang lain dengan system bagi hasil dari keuntungan 60% untuk pengelola dan 40% untuk pemodal. Sapi yang dipelihara dipilih dari jenis Simmental atau Limousin karena laju pertumbuhannya yang cepat. Dengan modal sekitar 6-7 jt untuk membeli bakalan akan diperoleh keuntungan sebesar 2-3jt dalam waktu 3-4 bulan. Apakah anda tertarik?
Mengapa memilih usaha ternak?
Tidak harus usaha ternak akan tetapi mungkin usaha ini patut anda pertimbangkan. Usaha ternak memang identik dengan tempat yang terpisah (terisolasi) dengan manusia artinya tempat tersebut bukanlah tempat yang bising atau ramai. Sehingga cocok bagi orang yang semula hidup di tengah-tengah kota kemudian ‘pindah’ ke tempat yang sepi dan nyaman. Meskipun rumah pemilik tidak menjadi satu bagian dengan kandang ternak akan tetapi aktifitas pemilik ternak kebanyakan dilokasi peternakan. Pertanyaan kami; apakah yang anda rasakan apabila ketika mengunjungi peternakan sapi perah anda kemudian disuguhi oleh pegawai anda segelas susu yang baru saja diperah dari sapi perah anda? Atau bagaimana perasaan anda ketika mancing ikan di kolam samping kandang ayam anda, setelah dapat kemudian dibakar dan makan siang di sana? Dan beragam perasaan lain yang tidak mungkin kami sampaikan di sini.
Alasan lain adalah untuk memulai usaha ini tidak membutuhkan modal yang besar. Sebagaimana yang telah di lakukan salah seorang yang telah membeli bibit ternak dari kami di atas, anda bisa memulainya dari sekarang dan tidak perlu menunggu masa pensiun. Anda bisa memulai dari jumlah kecil-kecilan dengan cara menitipkan ternak ke orang lain seperti sanak kerabat atau orang lainnya. Ini artinya juga anda telah menciptakan sebuah lapangan usaha baru bagi mereka. Setelah masa pensiun tiba dan kita memperoleh uang pensiun maka uang tersebut kita pakai untuk membuat kandang. Ternak yang semula dipelihara pada orang lain kita pindahkan ke kandang kita kemudian kita kelola peternakan tersebut secara mandiri.
Bagaimana untuk memulainya?
Memang untuk memulai usaha baru tak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh keberanian dan kebulatan tekad dari diri kita. Untuk anda yang masih bingung cara memulai usaha ini, berikut adalah langkah-langkah yang bisa anda tempuh :
1. Tentukan usaha yang akan di pilih
2. Konsultasikan dengan ahlinya
3. Tentukan sikap dan pilihan
4. Rencanakan anggaran dan program usaha
5. Mulailah dari sekarang
Insyaallah dengan mengikuti langkah di atas anda akan dengan mudah memulai usaha baru. Buanglah rasa kekhawatiran akan kegagalan usaha dan sebaliknya kobarkan semangat akan keberhasilan. Ikhtiar sudah kita lakukan tinggal berdoa kepada Yang Maha Pemberi Rezeki. Dengan adanya usaha baru masa pensiun kita tidak akan terbuang percuma. Masih ada kesempatan untuk menengok cucu, beribadah dan uang kita bisa terus berkembang. Selamat mencoba dan semoga kesuksesan selalu menyertai anda. Aamiin. Semoga bermanfaat*(SPt)
Silahkan mengcopy isi artikel ini sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan sumbernya : www.sentralternak.com